Showing posts with label lingkungan. Show all posts
Showing posts with label lingkungan. Show all posts

Untukmu adik-adik kelas ku tersayang :)

Well, it has been going on for a long time…
I dont know if its just a matter of my point of view…

GUE GAK PERNAH AKRAB SAMA ADIK KELAS (mostly)
(Kalian yang ngerasa pasti bakal ketawa, atau yaaa seenggaknya manggut2)
Tapi tenang, the cancer was not on you, it’s me, I’m the one who has been sick.
Im so so so sorry kalau selama ini gue tampak gila hormat, tidak ramah, jarang nyapa duluan dan tidak bersahabat.
Mungkin kalian juga gak peduli-peduli amat…hahaha
If you really dont care, well I’ll take this post as somekind of reminder for me to be a better person in the next phase of my life
But, since the first time, this post was only for those who care kok :)
Once again IM SORRY hehe
im very open to suggestions, and conversations
Cant wait to catch up with u
Ek o ek o

The Reviewing Part

gue orang yang sangat melankolis sebenernya. most of my time alone, I spent it just sit around, wondering, reviewing, and nothing. dan belakangan lagu-lagu yang gue dengerin juga sangat mendukung gerakan melankolia gue ini.
diantara kegiatan-kegiatan yang gue lakukan sendirian, dengan diam, i think the most likely to be useful was 'the reviewing part'.

apa yang gue riview?
it's me. I reviewed myself. well, kadang gue emang nge-review orang, but most of the time, it's just me. gue nge-review apa aja yang udah gue lakuin tadi, yang gue ucapin, dan membayangkan respon orang yang jadi objek "kegiatan" gue seharian. apakah gue berlebihan? kasar? rated good friend atau the hate target?

ribet ya? ribet emang jadi gue. well, harusnya sih gue bisa lebih cuek. cuman kadang pikiran buruk orang tentang gue udah cukup bikin gue uring2an. it was like I want to please everybody, so they'll feel comfort to be around me, and I'll never left behind, alone (haha). kadang mengingat betapa bodoh atau memalukannya kelakuan gue bisa bikin gue mau mati aja. hahaha. you guys felt it too, didn't you??

that was the bad part. the good part is, by reviewing myself, i can learn something from the past act, and realize some behaviour wouldn't fit with the society. its not like i wanna be an angel, but I don't wanna be a public enemy either.
sometimes I watched how people act, and think "i dont wanna be that kind of stereotype..". wether you realized it or not, the more we hate somebody, the more we become like one. I dont know what people say behind my back, especially about me. and by reviewing myself, it prevents me from being even closer to ones i dont wanna be.

review yourself! hehe

salam sipit!

mereka EGP, gue ngga

gue pengen ngomongin orang nih....

gue pengen ngomongin orang kampung...

gue pengen ngomongin orang "kampung" yang ada di sekitar gue...

kenapa orang "kampung"?
coz they act so...

mulai darimana ya...
begini deh...

mereka adalah orang-orang yang gue anggap kepinterannya di atas gue, kerajinannya di atas gue...
tapi gue masih nganggap kalo pengetahuan mereka sama dunia luar tuh masih jauh di bawah gue...
dulu ketika gue tanya ke salah satu orang pinter itu, "eh, tau global warming ga?" dia jawab, "hah, apaan tuh? gak, gak tau heehee..."
that's why!
mereka bahkan gak tau sama yang namanya GLOBAL WARMING! sh!t...!!


dan sekarang mereka (kayak) berlagak peduli lingkungan gara-gara lagi dikasih tugas makalah sama guru biologi tentang hari bumi kemaren... mereka berlagak kayak dengan membuat makalah udah sama dengan menyelamatkan bumi. tapi gue yakin mereka mau peduli sama bumi cuma demi nilai biologi yang gede! berlagak cocern, tapi tingkah mereka tetep aja nunjukin kalo mereka berasal dari dunia yang terisolasi..

mereka cuma bilang "oh, iya global warming. jangan boros tisu..." tapi yang gue liat mereka tetep aja make tisu trus udah dipake langsung dilempar kemana aja tanpa ada rasa bersalah sedikitpun! gue yang liat udah pengen ngejitak rasanya.

mereka tau, tapi mereka gak pernah berbuat sesuatu dengan pengetahuan mereka itu. ironis kan? kalaupun mereka melakukan sesuatu, cuma karna alesan hemat uang dan sebagainya...kayaknya gak pernah ada alesan kayak "gue kan cinta bumi...", atao "bumi kan semakin panas, jangan dibuat tambah panas donk...".

berarti bener kata para ilmuwan. mereka bilang kalo manusia itu kayak kodok. kodok, kalo dimasukin ke dalem air mendidih pasti bakal langsung loncat keluar. tapi kalo dimasukin ke air dingin trus di panasin, kodok itu gak bakalan sadar dan terpanggang secara perlahan. manusia sekarang tuh emang bener kayak kodok. bilangnya gak sudi kalo disama-samin kayak motor, tapi mereka bertingkah kayak kodok... fuh

makannya gue cuma butuh kesempatan buat ngepresentasiin makalah gue... gue pengan make kata-kata itu. pliss.. give me a chance. doain wee...h

C YA...

Friends